Pepaya
Pepaya merupakan anggota kerajaan
Plantae, famili Caricacae , genus carica dan merupakan spesies c. Papaya.
Pepaya mempunyai nama binomial yaitu carica papaya. Pepaya dapat ditemukan di
daerah tropis, sub-tropis bahkan daerah dingin di seluruh belahan dunia.
Buah pepaya dapat dibedakan
menjadi 2 yaitu buah pepaya betina (betik) dan buah pepaya jantan. Pepaya
betina merupakan buah yang berasal dari Negara Meksiko Selatan dan Amerika
Serikat bagian utara. Nama “pepaya” dalam bahasa indonesia diambil dari bahasa
belanda “papaja” yang juga diadopsi dari bahasa arawak “papaya”.
Pohon pepaya tidak bercabang,
tumbuh mulai dari 5m hingga mencapai ketinggian lebih dari 10 m. Bentuk daun
pepaya termasuk menyirip spiral dan berlubang pada bagian tengahnya. Pepaya
diklasifikasikan tumbuhan monodioevou
atau berumah satu sekaligus berumah dua. Pepaya berkelamin jantan, betina, dan
hermafrodit (berkelamin jantan sekaligus betina). Buah pepaya memiliki
mahkota bunga yang berwarna kuning pucat. Bentuk buahnya bervariasi mulai dari yang berbentuk bulat,lonjong,memanjang,dan
oval. Warna buah pepaya ketika muda hijau gelap dan kuning semu hijau saat
masak. Bagian tengah buah ini berongga dengan biji berwarna hitam yang dilapisi
cairan berlendir. Daging buahnya berasal dari karpela yang menebal, berwarna
kuning hingga merah tergantung varietasnya dan kondisi lahan tempat tumbuhnya.
Pepaya mengandung banyak vitamin
A yang baik untuk kesehatan mata. Pepaya juga memperlancar proses pencernaan,
getah buah ini juga dapat diolah menjadi tepung papain. Hasil riset juga
membuktikan bahwa pepaya baik buah,daun,maupun getahnya dapat mencegah penyakit
kanker,sembelit, dan gangguan mata. Buah pepaya yang masih hijau muda dan daun
pepaya jantan juga dapat dimanfaatkan untuk dimasak,dijadikan lalapan maupun
dijadikan ekstrak jamu.
.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar